Jumat, 30 Oktober 2020

KUO TIE

 BAHAN ISI :

Daging cincang 1 kg
Daun bawang 1 ons iris halus
Sawi 2 ons cincang halus peras air sedikit (jangan terlalu kering)
Garam 2 sendok teh
Gula 2 sendok teh
Micin / kaldu ayam 2 sendoj teh
Minyak wijen 4 sendok teh
Aduk rata.

BAHAN KULIT :
Terigu 400 gr
Air 240 ml
Garam 1/2 st
Gula 1/2 st
Aduk rata dan diamkan selama 3 jam sebelum di pakai.

SAMBAL :
Saos sambal 200 ml
Parutan Nanas Madu 50 ml
Parutan Lobak 50 gr.
Gula  50 gram
Cuka secukupnya

Cara memasak :

1.  Setelah bahan kulit cukup lembut - giling bahan kulit menjadi tipis sekitar 2 mm dan potong membentuk lingkaran dengan gelas plastik / kaca yang paling tipis dengan ukuran yang dikehendaki. Umumnya saya memakai gelas ukuran sekitar 8 cm. Kulit kuotie yang sudah dicetak bisa diberi sedikit tepung agar tidak menempel 

2. Isikan adonan daging secukupnya (biasa saya menggunakan timbangan sekitar 20 gr daging) agar dalam pembungkusan tidak terlalu kosong maupun terlalu penuh.

3.  Bungkus daging dengan cara melipat gilingan kulit menjadi 1/2 lingkaran dan semua sisi melengkung di tempel / digencet agar daging terbungkus di dalam dengan rapat.

4.  Kuotie yang sudah dibungkus kemudian di rebus dengan air mendidih selama 2 - 3 menit agar isi daging matang dan lebih awet untuk di simpan di freezer. Ciri ciri kuotie yang sudah matang direbus biasanya akan mengambang di air panas.

5.  Setelah kuotie yang direbus sudah matang - tiris dan goreng dengan minyak sedikit.

6. Kuotie akan lebih enak bila di sajikan dengan sambal.

LEMON SERAI

BAHAN :

  • 500 grm sereh  Rp.6.000,-
  • 3,5 liter air minum  Rp.1.750,-
  • 200 gram gula  Rp.3000,-
  • 100 mili lemon impor peras  Rp.10.000,-
Total Biaya Bahan =  Rp. 20.750,- 


CARA MASAK :

  • Serai di cuci bersih dan di geprek
  • Masukkan dalam air minum dan rebus dengan api kecil selama 60 menit
  • Campur gula kedalam larutan panas aduk hingga rata
  • Dinginkan larutan
  • Campur dengan Lemon
Total Biaya memasak selama 1 jam  = Rp.15.000,-

Total Biaya Bahan + Jasa =  Rp.35.750,-  untuk 3 liter 
Harga per liter =  Rp.11.916,-
Harga per 250 ml =  Rp.3000,-



Kamis, 17 September 2020

LIANG TEH

Bahan :

1.  Daun cincau                                            100 gr.  
2.  Teh Chrisant                                             10 gr.
3.  Daun Kertas Seribu (Qian Zhang Zi)        3 gr 
4.  Kayu Kam Chau / Choo                            2 potong
5.  Akar Alang Alang segar                          50 gram   =  rp.20.000,-
6.  Lohankuo (optional)                                  1 butir   =  rp.8000,-
7.  Gula  batu / gula pasir                             300 gr     =  rp. 4500.-
8.  Air minum                                                   5 liter  =  rp. 2500,-

Total Harga Bahan =   rp.35.000,-


Cara masak :

  • semua bahan di masak dengan api kecil selama 2 jam akan didapat hasil rebusan sekitar 3,5 liter
Total biaya memasak selama 1,5 jam =  Rp.15.000,-


Analisa Harga :
Total Harga Bahan + Biaya Masak =   Rp.50.000,-  untuk hasil 3 liter
Biaya per liter rp.16.600,- 
Biaa per 250 ml =   Rp.4.150,-

Sabtu, 18 Juli 2020

RESEP KARI AYAM




BAHAN :
- bawang merah 15 siung
- bawang putih 10 siung 
- cabe merah besar 6 buah
- kunyit  100 gr
- jahe 20 gr
- ketumbar 2 Sendok makan
- kemiri  10 buah
- sereh  6 tangkai
- lengkuas 50 gr
- salam  10 lembar
- daun jeruk 6 lembar
- daun kari 10 lembar
- ayam 1 ekor 
- kentang 1 kg
- susu carnation 1 kaleng / santan kental 500 cc.
- air putih 1000 cc.


CARA MASAK :

  1. Bawang merah, putih, cabe, kunyit, jahe, ketumbar, kemiri, sereh, lengkuas semua di tumbuk halus / di blender.
  2. Bumbu di tumis dengan minyak sedikit sampai harum dan merata dengan minyak.
  3. Masukkan salam, daun jeruk, daun kari dan ayam dan di oseng bersama bumbu.
  4. Masukkan air putih sebanyak 1000 cc.
  5. Masukkan kentang yang sudah di kupas dan dipotong kecil. 
  6. Masukkan garam, gula, dan merica secukupnya.
  7. Dimasak selama 30 menit atau sampai daging menjadi empuk.
  8. Campurkan santal kental di hari terakhir dengan api kecil  (agar santan / susu) tidak pecah molekulnya.
  9. Siap disajikan.

Jumat, 29 Mei 2020

DAFTAR PERALATAN PRODUKSI BAWANG GORENG

Berikut daftar barang barang yang harus anda miliki jika ingin mencoba membuat bawang goreng :

1.  Rumah / Tempat bekerja.
Minimal memerlukan areal rumah seluas 200 m2 untuk produksi bawang goreng  hanya 50 kg. per hari. Areal terbesar dibutuhkan untuk areal penyimpanan dan penjemuran bawang.

2. Terpal
Proses paling awal saat kita menerima bawang adalah melakukan penjemuran atau proses angin-angin dan sortir.  Untuk stock bawang sebanyak 1 ton kita memerlukan sedikitnya areal jemur seluar 40 - 50 m2.  Dengan luas terpal yang perlu disediakan sebesar 20 m2.  Penggunaan terpal agar saat melakukan collecting jauh lebih mudah dibanding hanya di lantai terbuka.

3. Rak Penyimpanan.
Selesai dari proses jemur - bawang yang sudah kering dapat di kumpulkan pada 1 rak penyimpanan yang terbuat dari kayu / besi dengan alas rak terbuat dari kawat ayam dengan ukuran lubang maksimal 1 cm x 1 cm.   Dibutuhkan rak minimal 20 m2 luas rak  ...  untuk rak lebar 3 meter x panjang 50 cm maka diperlukan 14 lembar rak.

4. Baskom besar.
Minimal dibutuhkan 3 buah baskom besar karena diperlukan untuk merendam bawang yang akan dikupas (untuk 3 orang tenaga kerja sebanyak 3 baskom)  dan baskom kecil 6 buah digunakan untuk menampung hasil bawang yang sudah dikupas serta bawang yang sudah di iris.

5.   Pisau dan Talenan
Sebagai alat bantu untuk mengupas dan mengiris. Dirasakan ini adalah yang paling efektif dan effisien.  Proses kupas kulit sebaiknya dilakukan setelah bawang direndam air sebentar.
 
proses kupas kulit menggunakan  mesin kupas bawang.    Proses kupas kulit menggunakan mesin dirasa sangat tidak effektif karena proses mengisi bawang dan air ke dalam mesin serta proses giling sampai dengan mengumpulkan bawang yang sudah terkupas,  mengeringkan air dan mengisi kembali air untuk proses kupas,  dirasa sangat memakan wakt dan hasilnya hanya 85% terkupas.. beberapa bawang tidak terkupas dan perlu dipiih.

Proses iris juga dapat menggunakan serutan tetapi masalahnya pisau serutan sering menjadi tidak tajam,  potongan terlalu besar serta menjadi hancur.  Irisan yang paling rapih adalah menggunakan pisau tetapi relatif lambat.

6.  Baskom berlubang 3 buah
Untuk proses cuci bawang dan melakukan tiris.

7.  Kuali / Wajan + KOmpor + Sendok gorengan 1 set.

8.  Saringan untuk melakukan Tiris Bawang yang selesai di goreng + 1 baskom untuk minyak tirisan . 

9.  Spinner untuk pengering minyak

10.  Tampah + Kertas buram  1 rim   (untuk menampung bawang yang selesai goreng)

11.  Plastik kantong 500 gram

12 .  Kardus dan alat packing (gunting +  sealtape + spidol )


 

 
 

Senin, 27 April 2020

SRIKAYA

Bahan membuat Srikaya 2 telur adalah :
1.  Santan Kental diperas tanpa campur air  300 ml
2.  Kuning Telur 4 butir.
3.  Tepung maizena 10 gr.
4.  Gula Pasir 30 gr.
5.  Daun Pandan 10 lembar.
6.  Air putih secukupnya.

Cara membuat :
1.  Campur santan, kuning telur, tepung maizena, gula pasir sampai rata kondisi dingin.
2.  Masak dengan api yang paling kecil selama 30 menit / sampai adonan mengental dan bening.
3.  Selama masak harus terus di aduk karena sangat sangat mudah mengeras dan hangus.
4.  Tambahkan air / tepung maizena untuk mendapatkkan kekentalan yang kita inginkan.

Analisa Srikaya telur 2 :
1.  Santan Kental  Rp.10.000,-
2.  Kuning Telur 4 butir  Rp.8000,-
3.  Tepung maizena 10 gr.  Rp.500,-
4.  Gula Pasir 30 gr.  Rp. 540,-
5.  Daun Pandan 10 lembar. Rp.500,-
Total biaya Rp.19.540,-
harga per botol 150 ml adalah :  Rp.9.770,- + harga botol dan sticker = Rp.14.770,-

Analisa Srikaya telur 1 :
1.  Santan Kental  Rp.10.000,-
2.  Kuning Telur 2 butir  Rp.4.000,-
3.  Tepung maizena 15 gr.  Rp.750,-
4.  Gula Pasir 30 gr.  Rp. 540,-
5.  Daun Pandan 10 lembar. Rp.500,-
Total biaya Rp.17.790,-
harga per botol 150 ml adalah :  Rp.8.895,- + harga botol dan sticker = Rp.13.895,-




PUDING SUSU KACANG

Bahan Puding :
a.  Susu Kacang 1000 ml.
b. Gula Pasir 300 ml.
c. Tepung agar 1 bungkus (9 gr)

Bahan Fla :
a.  Susu Cair 300 ml
b.  Tepung Maizena 5 gr.
c.  Tepung Susu 10 gr.
d.  Gula  20 gr.
e.  Kuning Telur 2 butir.
f.  Margarine 5 gr.
g. Tepung Vanilla 1 gr.

Cara membuat Puding :
  1. Masukkan Tepung Agar dan Gula kedalam Susu Kacang yang dingin - aduk sekitar 1 menit sampai tepung agar bercampur rata.
  2. Panaskan susu kacang dengan api sedang dan aduk terus sampai mendidih.
  3. Setelah mendidih - matikan api dan aduk terus sampai menjadi hangat.
  4. Tuang kedalam mangkok puding.
Cara membuat Fla :
  1. Masukkan semua bahan kedalam kuali - aduk merata dalam keadaan dingin.
  2. Masak dengan api yang paling kecil.
  3. Aduk hingga mengentar dan merata.
  4. Tuang dan Saring dengan saringan saat fla sudah mengental dan rata.

Biaya pembuatan Puding :
1. Susu Kacang 1 liter   Rp.5.300,-
2. Tepung Agar             Rp.7.000,-
3. Susu Cair 200 ml      Rp.4.000,-
4. Tepung susu 10 gr    Rp.1.000,-
5. Kuning Telur 2 butir Rp.4.000,-
6. Margarine 5 gr          Rp.  500,-
7. Lain lain                    Rp.  500,-

Total   Rp.22.300,- per liter puding :  6 mangkok =  Rp.3.716,- + biaya mangkok dan sticker Rp.800,- = Rp.4.516,-


Minggu, 26 April 2020

SUSU KACANG

Bahan : 
  • Kacang Kedelai 500 gram  rp.6000,-
  • Air putih 4000 ml  rp.2000,-
  • Gula pasir 300 gram  rp.4500,-
  • Daun Pandan 20 helai.   rp.0
Total Biaya bahan Rp 12.500,-


Cara membuat :
  1. Rendam kacang kedelai dengan air bersih selama 6 jam.  Bila ingin di rendam lebih lama maka harus sering mengganti air rendaman setiap 3 jam apabila ingin kacang tetap segar.
  2. Setelah kacang melunak - bersikan kacang kedelai dari kulit luar nya. Cara membersikan bisa dengan cara kacang diremas di dalam air - setelah kulit terlepas, air dibuang dan diganti dengan yang baru. Diulangi kembali proses meremas kacang.
  3. Setelah kacang sudah bersih,  tiris kering dan tambahkan air minum kedalam kacang yang sudah direndam lunak.
  4. Blender kacang dan air sampai lunak.
  5. Peras hasil blender dengan menggunakan kantong kain yang cukup rapat.
  6. Hasil peras / susu kacang kedelai di rebus sampai mendidih. 
  7. Tambahkan gula dan aduk sebentar sampai merata
Total biaya jasa selama 1 jam  Rp.15.000,-

Analisa Harga :
Total Biaya Bahan + Jasa = Rp.27.500,- per 4 liter  
Harga Modal per liter sekitar Rp.6.875,-
Harga per botol 250 ml = Rp.1.718,- tambah harga botol+Sticker  Rp.800 = Modal Rp.2.518,- per botol 

RAHASIA MENGGORENG BAWANG

Dari hasil praktek goreng bawang, saya dapat beberapa hal penting yang sering tidak disadari oleh orang sehingga proses pembuatan bawang goreng sering gagal atau tidak garing .

1. Pemilihan bahan baku bawang harus cukup segar, tidak boleh busuk atau layu karena sulit untuk garing .

2. Bawang yang sudah dikupas masih bisa bertahan beberapa hari - apalagi kalau disimpan di lemari pendingin.

3. Bawang yang sudah di iris tidak akan bisa awet lebih dari 24 jam - pasti akan membusuk.

4. Hasil bawang goreng terbaik adalah setelah diiris langsung digoreng dalam tempo kurang dari 60 menit  (sebelum layu). Kalau bawang iris sampai busuk atau layu maka sulit mendapatkan bawang yang garing.

5. Cara mengiris,  bawang dibelah dua secara vertikal (atas ke bawah) - setelah bawang di belah dua akan terdapat dudukan yang rata dari bawang sehingga mudah untuk di letakan diatas talenan.  Bawang juga diiris secara vertikal (memanjang) dan harus cukup tipis agar lebih cepat garing.

6.  Selesai di irisi - bawang bisa di taburi dan di campur dengan garam atau cuka.  Untuk 1 kg bawang dibutuhkan 5 sendok garam atau 5 sendok cuka.  Setelah di aduk dengan garam / cuka / soda pengembang - diamkan selama 3 menit.  Selesai di diamkan,  cuci / bilas sampai bersih secara perlahan / halus , jangan sampai bawang hancur.

7.  Tiris bawang goreng selama beberapa menit sampai kering air cucian.

8.  Panaskan minyak sampai panas - Goreng bawang dengan api kecil sd sedang.  Sekitar 4 - 5 menint menggoreng.

9.  Pada saat bawang goreng dalam keadaan kuning langsung di angkat, jangan tunggu sampai hitam.

10.  Tiriskan minyak di saringan kasar .

11.  Keringkan minyak menggunakan spinner.

12. keringkan minyak menggunakan kertas kue / roti.

13. Bungkus / Packing bawang segera agar tidak melempem.

Rabu, 25 Maret 2020

PACKING BAWANG GORENG

Bungkusin Bawang Goreng ... Kesannya adalah suatu pekerjaan yang sangat mudah. Tetapi pas coba dikerjakan ternyata cukup sulit dan memakan tenaga. Selain memakan tenaga, kualitas atau daya tahan bawang goreng juga sangat ditentukan oleh kualitas packaging ini .

Bahan yang di pakai dalam packaging bawang goreng HARUM SEDAP HS adalah :
1.  Plastik zip lock 500 gr.
2.  Plastik zip lock 100 gr.
3.  Sticker Merk
4.  Sticker tulisan 500 gr
5.  Sticker tulisan 100 gr.
6.  Sticker tulisan BARANG GORENG CRISPY.

Alat yang dipakai dalam proses packaging bawang goreng HARUM SEDAP HS adalah :
1.  Nampan / Baki besar untuk memilih bawang 
2.  Sendok Besi Besar untuk mengisi ke plastik.
3.  Timbangan Digital.
4.  Sealer.
5.  Tutup Kepala dan Mulut
6.  Sarung Tangan.

QC yang WAJIB DILAKUKAN :
1. Bawang yang dimasukkan harus sudah DINGIN dan TIDAK BERMINYAK (sudah melalui spinner)
2.  Petugas menggunakan tutup rambut, sarung tangan dan tutup mulut
3. Bawang goreng 500 gr yang datang dari pabrik / penggorengan wajib diperiksa APAKAH CUKUP GARING.  Kalau di cicip 1 butir sudah tidak garing maka harap di pinggirkan untuk digoreng ulang.
4. Selesai cek garing,  bawang dituang sebentar ke piring besar berwarna putih untuk pilih yang *GOSONG* nya untuk dibuang.
5.  Masukkan kembali kedalam packaging 500 gr yang ada dan di SEAL PANAS.
6.  Cek apakah zip lock sudah tertutup rapat semua .
7  Cek apakah seal sudah kuat /TIDAK BOCOR (caranya dengan coba ditekan apakah angin masih keluar.

catatan :
*  Selama proses pilih dan timbang ,  gunakan kertas minyak untuk menyerap minyak dari bawang. Letakkan kertas di dasar nampan.

nampan untuk memilih Bawang Goreng
* Sering terjadi masalah ZIP LOCK tidak ditutup rapat. Selesai mengisi bawang goreng, zip lock harus di cek minimal 2x kalau tidak bawang jadi melempem. Setelah zip lock sudah kencang,  bagian atas di seal panas.   pekerjaan seal panas juga perlu latihan dulu PAKAI PLASTIK KOSONG SEBELUM DIMULAI. Berikut cara yang harus diperhatikan :
1. SETELAN PANAS harus pas, kalau kurang gak nempel kalau lebih plastik bisa putus..... 
2. Waktu proses SEAL harus di TEKAN agar plastik nempel tapi tidak boleh ditekan terlalu kencang karena sealer rawan rusak .
3. Selesai seal, saat CABUT PLASTIK yang nempel di sealer harus tunggu dingin sekitar 4 detik dan dicopot pelan pelan dari samping.. kalau selesai seal langsung di cabut ,  pasti akan robek.

Rabu, 18 Maret 2020

PROSES BAWANG GORENG



Bagi yang ingin mencoba membuka usaha bawang merah goreng , berikut kami berikan beberapa tips sederhana tentang proses produksinya :

Tahap I - Pembelian Bawang.
Tahapan ini memerlukan kejelian khusus dan membutuhkan tenaga yang handal untuk berkeliling desa,  mencari supply bawang segar yang berkualitas baik dengan harga yang murah.   Mengingat bawang merah adalah komoditas pertanian, maka setiap saat harga akan naik dan turun sesuka hati.  Sebagai produsen yang menjual bawang goreng dengan harga tetap,  diperlukan KEULETAN, SABAR dan TELITI pada tahap ini.


Tahap II - Pengeringan dan Penyimpanan Bawang.
Menyikapi harga bawang yang naik turun sesuka hati,  maka saat bawang cukup murah disarankan untuk membeli bawang dalam jumlah yang cukup untuk masa produksi sekitar 1 minggu sd 2 minggu. Semakin besar kapasitas produksi yang kita lakukan, semakin besar areal yang diperlukan untuk MENJEMUR dan menyimpan bawang.  Sebelum disimpan, bawang segar perlu dikeringkan agar tidak cepat membusuk.  Saat penyimpanan, bawang tidak boleh ditumpuk dengan karung karena sangat mudah membusuk.  Penyimpanan harus menggunakan rak kawat berlubang dengan penyimpanan tidak terlalu tebal (bawang perlu kena angin-angin). Penyimpanan bawang ini juga perlu memerlukan DISIPLIN dan KEJELIAN khusus ..  saat memindahkan bawang dari tempat menjemur ke tempat penyimpanan harus dilakukan SORTIR MEMBUANG BAWANG BUSUK agar bawang busuk tidak menular kepada bawang yang masih baik. Kegiatan SORTIR MEMBUANG BAWANG BUSUK ini juga harus dilakukan setiap hari pada rak penyimpanan. agar tempat menyimpan tidak busuk menular juga.  Dalam tahapan ini bawang dapat menyusut sampai dengan 10%

Tahap III - Kupas Bawang

Pada Tahapan ini bawang kering yang akan dikupas dapat direndam air sekitar 15 - 30 menit sebelum dikupas agar kulit terluar tidak menempel ke daging bawang nya.   Pengupasan dapat menggunakan mesin kupas kulit semi otomatis maupun kupas manual dengan tenaga manusia..  Proses kupas ini juga berpotensi susut berat sebesar 10% dari berat sebelum kupas.  

Tahap IV - Pengirisan dan Cuci Bawang.

Dalam tahapan pengirisan,  sangat diperlukan KERAPIHAN KERJA dari pengiris karena kalau hasil irisan tidak rapih, maka kualitas bawang goreng juga akan jelek misalnya hancur atau terlalu tebal.  Proses iris dapat dilakukan dengan manual tenaga manusia  (untuk hasil terbaik) ataupun proses menggunakan pisau SERUT sampai dengan mesin iris dengan tenaga motor listrik.

Sebaiknya pada tahap ini Quality Control untuk KEBERSIHAN bawang sudah dilakukan untuk menghilangkan benda asing selain bawang, misal :  Rambut,  Lidi, Batu, dan lain-lain. Disarankan agar pekerja memakai tutup kepala untuk mencegah rambut jatuh pada tahap ini. Tahapan ini memegang peranan penting atas kualitas akhir bawang goreng yang akan dihasilkan. Sebelum memasuki tahap berikutnya, ada baiknya bawang iris ini di campur garam dan DICUCI DENGAN PERLAKUAN HALUS agar bawang tidak hancur.  


Tahap V -  Menggoreng Bawang


Tahap ini merupakan tahap terpenting dalam proses produksi BAWANG GORENG .   Karena sebaik apapun kita melakukan tahapan sebelumnya,  bila pada saat ini GOSONG ataupun TIDAK GARING maka semua tahapan sebelumnya menjadi tidak berguna.  Dalam tahapan ini memerlukan KETRAMPILAN KHUSUS yang bisa didapat dari latihan berulang dalam melakukan pekerjaannya. Dalam menggoreng juga diperlukan KETELITIAN dan KESABARAN  dalam mensetting ukuran api sebelum - proses - akhir penggorengan serta mengikuti waktu yang diperlukan (tidak boleh memaksa cepat).  Dalam proses penggorengan bawang juga harus di aduk terus menerus dengan halus agar tidak hangus bagian pinggir serta tidak hancur.  Warna hasil goreng juga harus diperhatikan serius karena kualitas produk sangat dikaitkan dengan ukuran bawang dan juga warna hasil goreng.

Dalam tahapan ini langkah untuk QC atas KUALITAS DAN KEBERSIHAN tetap harus dijaga.  Bawang goreng yang hangus harus dipisahkan dari hasil gorengan. Pengambilan bawang goreng dari dalam minyak harus menggunakan saringan dan dipastikan bawang yang digoreng tidak tersisa sama sekali dalam minyak agar tidak ada bawang hangus pada tahap penggorengan berikutnya.

KUALITAS MINYAK GORENG  juga perlu diperhatikan untuk mendapatkan hasil terbaik gorengan bawang.  Bila sudah melakukan penggorengan 3 - 4 x maka minyak sudah harus diganti dengan yang baru.


Tahap VI - Pengeringan dan Pendinginan


Diperlukan alat Tiris untuk mendinginkan Bawang Goreng, mesin spinner untuk meniris lebih kering lagi serta kertas serap untuk mengeringkan minyak dari bawang. Bila proses penggorengan menggunakan penggorengan udara (tanpa minyak) maka tahapan ini tidak diperlukan.

Dalam setiap tahapan sejak mengiris sampai dengan tahapan ini QC atas KUALITAS DAN KEBERSIHAN harus dipertahankan.

Tahap VII - Packing

Tahapan ini walau sepintas terlihat mudah , tetapi kualitas packing tetap diperlukan agar bawang bisa tahan lama.  Apabila tahapan ini tidak mendapat Quality Control yang baik maka bawang tidak bertahan lama (akan tidak garing).  Maka setiap packing perlu diyakini sudah kedap udara (air tight).  Apabila menggunakan plastik dan sealer atau plastic klip, pastikan tekan hasil packing dan tidak ada udara keluar.  Bila masih ada bocoran untuk udara keluar maka kualitas bawang tidak bertahan lama. Yang kami lakukan untuk meyakinkan kualitas packing adalah dengan DOUBLE SEAL, yaitu seal pertama menggunakan Klip pada plastik dan seal kedua menggunakan ALAT SEALER panas pada bagian atas klip.

Tahap VIII - Distribusi

Tahap terakhir ini harus disarankan untuk memakai kardus yang cukup tebal dan juga dalam pengirman barang jangan ditimpa barang berat mautpun dijemur pada matahari terik .  Karena akan dapat mengakibatkan kerusakan pada bawang goreng yang ada didalam kardus.   Berdasarkan pengalaman , pengiriman dengan kereta api dan ekspedisi truk memiliki resiko yang lebih tinggi sedangkan pengiriman dengan bus AKP lebih aman.

Bila ingin mengajukan kerjasama di bidang industri BAWANG GORENG ini silahkan hubungi saya di 021-6690128 (Andri).


Minggu, 19 Januari 2020

BAWANG MERAH

Bawang Merah merupakan komoditi pertanian yang cukup diminati di pasar.  Pasokan dari petani lokal terkadang tidak mencukupi kebutuhan pasar hingga harga naik tinggi.  Dalam kondisi normal harga bawang merah di pasar induk adalah seharga Rp.18.000 - Rp.20.000,-  Tetapi dalam keadaan kosong barang bisa naik sampai Rp.40.000,-  Disini terlihat tidak stabilnya supply pasar dan lemahnya pengaturan dari pemerintah pusat.

Bisnis bawang merah cukup menjanjikan untuk saat saat tertentu saja.  (Selain dari kualitas barang), kunci dari bisnis ini adalah momen dimana kita mengetahui jadwal panen raya di daerah sentra dan sanggup mengirimkannya ke daerah lain yang sedang kosong.  Atau juga sanggup memproses bawang merah menjadi produk jadi lainnya yang bernilai tinggi

Untuk rekan-rekan yang ingin melakukan trading bawang merah basah,  harus diingat kalau pembeli di pasar jakarta hanya membeli bawang merah yang sudah di proses dibersihkan, yaitu yang sudah dikeringkan sedikit dan dipotong batang dan daunnya,  tidak terima yang masih basah dari kebun.

Beberapa sentra bawang merah di indonesia adalah :
1.  Kabupaten Nganjuk, Probolinggo, Pati, Sumenep, Pacitan, Lumajang, Jember, Malang, Mojokerto, Kediri. - Jawa Timur
2.  Kabupaten Brebes, Bandung, Majalengka, Cirebon, Tegal, Kendal - Jawa Barat.
3.  Kabupaten Solok - Propinsi Sumatera Barat.
4.  Kab Demak - Jawa Tengah
5.  Kab Bima - NTB
6.  Kabupaten Manggarai Barat, Flores - NTT.
7.  Palu, Poso dan Sigi - Propinsi Sulawesi Tengah.
8.  Enrekang - Sulawesi Selatan.

Salah satu produk olahan bawang merah yang paling banyak dilakukan adalah  BAWANG GORENG.  Produk ini memiliki banyak kelas / mutu produk,  antara lain :
1.  Bawang Goreng Murni KW SUPER- Rp.200rb per kg.
2.  Bawang Goreng Murni KW STANDARD - Rp.90rb per kg.
3.  Bawang Goreng Tepung KW1 - Rp.60rb per kg.
4.  Bawang Goreng Tepung KW2 - Rp.40rb per kg.
5.  Bawang Goreng Tepung KW3 - Rp.15rb per kg  ( jenis ini sudah tidak berbentuk bawang ,  karena bawang kwalitas terburuk di blender dan dicampur ke dalam adonan tepung, digoreng dalam bentuk butiran kecil sehingga lebih cocok dibilang kriuk berbau bawang ).

Perkiraan berat bahan baku untuk produksi masing-masing jenis adalah :
1.  Bawang goreng Murni - 4 kg menjadi 1 kg.
2.  Bawang goreng Tepung kw 1 - 2,5 kg menjadi 1 kg.
3.  Bawang goreng Tepung kw 2- 1,5 kg menjadi 1 kg.
4.  Bawang goreng tepung kw 3 -  1 kg bawang menjadi 2 kg.

sebagai catatan :   Harga bawang merah pulau jawa pada level pasar induk terendah dapat mencapai Rp.12rb dan tertinggi sampai dengan Rp.40rb.  Tentunya dengan harga yang tinggi produksi tidak dapat dilakukan.


Jenis kualitas bawang yang dapat di pakai untuk produksi adalah :
1.  Bawang Super Sortir (pilihan baik dan besar)
2.  Bawang Non Sortir 
3.  Bawang Sisa sortir / sisa pilih.

Peralatan yang akan digunakan adalah :
1.  alat kupas kulit ari  (ban dalam motor)
2.  alat slicer bawang.
3.  baskom mencuci bawang dengan air bersih / air garam.
4.  alat tiris bawang.
5.  kompor + kuali + penggoreng
6.  spinner untuk pengering minyak  (alat tiris)
7.  Alat packing (plastik + sealer  atau  Kaleng)

Cara menggoreng bawang merah,  awal menggunakan api besar,  setelah bawang dimasukkan sekitar 1 - 2 menit , menggoreng menggunakan api kecil.
Salah Satu Lapak Penjual Bawang Merah di Jakarta


Penjualan Bawang Merah di Pasar Induk di Jakarta bisa mencapai 4 ton per hari per 1 lapak.